Tips Mengingat untuk Kamu Si Pelupa

RS Ciremai - Siapa di sini yang merasa usia masih muda namun memiliki ingatan seperti usia renta? Teman, sahabat, saudara, atau bahkan Sahabat Ciremai sendiri? Jika seperti itu, Sahabat Ciremai menemukan artikel yang tepat. Tips mengingat berikut ini akan bantu kamu mengingat lebih mudah. Daya ingat yang kuat merupakan suatu kemampuan yang sangat luar biasa. Bahkan tak jarang orang melakukan berbagai cara untuk bisa memiliki kemampuan daya ingat yang kuat dan panjang seperti gajah. Mulai dari membayar pelatihan, mengonsumsi beragam vitamin, dan sebagainya. Namun tahukah kamu, bahwa kita bisa mengingat beragam informasi dengan cara-cara berikut ini. Sebelum masuk ke inti pembahasan, Sahabat Ciremai perlu mengetahui alasan kamu perlu mengingat

4 Alasan Kita Perlu Mengingat

  • Mampu Melatih Otak
Otakmu sama seperti otot dan melatih ingatan merupakan bentuk latihan. Dari latihan tersebut, akan membuat otakmu sehat dan menjadi lebih cepat. Sehingga risiko amnesia dan demensia dapat dikurangi.
  • Belajar Lebih Cepat
Otakmu tidak sama seperti sebuah kotak penyimpanan, tetapi lebih menyerupai otot. Semakin banyak Sahabat Ciremai gunakan untuk mengingat, maka semakin banyak pula kamu dapat menyimpan pemikiran baru. Itulah mengapa pelayan restoran pada zaman dulu tidak menulis pesanan di atas kertas. Sebab mereka sudah terbiasa mengingat pesanan para pelanggan.
  • Berpikir Lebih Baik
Sahabat Ciremai hanya dapat berpikir dengan menghubungkan ingatan-ingatan yang sudah ada di otakmu. Semakin baik kamu mengingat informasi, maka akan semakin baik pula cara berpikirmu.
  • Menjadi Ahli di Suatu Bidang
Mengingat sama seperti membuat sebuah alur cerita drama di dalam pikiran atau yang biasa disebut dengan theatre of mind. Maka dari itu, untuk menjadi ahli di suatu bidang kamu perlu ‘memberi makan’ otakmu dengan berbagai pengetahuan yang sudah kamu punya. Lantas, bagaimana cara untuk memiliki kemampuan mengingat yang baik? Berikut ini adalah cara yang dapat kamu lakukan untuk mendapatkan ingatan yang lebih baik dibandingkan sebelumnya:

3 Cara Dapatkan Ingatan yang Baik

  • Active Learning
Hal pertama yang dapat kamu lakukan adalah dengan cara menuliskan informasi tersebut atau membacakannya secara berulang-ulang. Itu sama seperti saat kita duduk di bangku sekolah dasar ketika mendapatkan tugas untuk menghafal tabel perkalian. Kita menghafalnya dengan cara membacakan tabel perkalian tersebut dan juga menuliskannya di atas kertas sampai kita hafal dengan baik.
  • Hubungkan dengan Semua Hal yang Kamu Tahu
Ketika kamu ingin mengingat suatu hal yang baru, kamu dapat menghubungkannya dengan hal-hal yang sudah kamu ketahui. Misalnya,
  • Mengingat dengan Bantuan Pengindera
Mengingat juga dapat menggunakan indera yang kita miliki, lho. Ketika sedang belajar, kita dapat melakukannya sembari mendengarkan musik, mengunyah permen karet, atau mencium wewangian. Dengan begitu, kita akan lebih nyaman belajar dan lebih mudah mengingat ketika kita turut menggunakan indera yang kita punya. Ketika belajar sembari mendengarkan musik, maka kita turut menggunakan indera pendengaran. Ketika belajar sembari mengunyah permen karet, maka kita turut menggunakan indera pengecap (lidah dan mulut). Dan ketika kita belajar sembari mencium wewangian, maka kita turut menggunakan indera penciuman. Itu dia tips mengingat untuk kamu yang pelupa yang bisa kamu lakukan sendiri di rumah. Tanpa mengeluarkan biaya yang besar, kamu dapat mulai meningkatkan daya ingatmu mulai dari sekarang. Jangan lupa untuk simpan informasi bermanfaat ini dan sebarkan ke orang-orang di sekitarmu, ya!

Sosialisasi Mobile JKN Kepada Pasien Rajal di RS Ciremai

RS Ciremai Rumah Sakit Tk. III Ciremai adakan sosialisasi kepada pasien rawat jalan pada Selasa (7/11). Sosialisasi tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat, terutama pengunjung Rumah Sakit Tk. III Ciremai terkait aplikasi Mobile JKN. Kegiatan sosialisasi tadi pagi berlangsung sangat antusias. Terlihat banyak pengunjung Poliklinik Rawat Jalan yang bertanya kepada staff Rumah Sakit Tk. III Ciremai seputar aplikasi Mobile JKN. Mulai dari cara mendaftar hingga cara berpindah fasilitas kesehatan tingkat pertama melalui satu aplikasi ini. Perlu diketahui bahwa aplikasi Mobile JKN merupakan aplikasi yang diluncurkan oleh BPJS Kesehatan guna meningkatkan pelayanan terhadap peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS). Aplikasi besutan BPJS Kesehatan tersebut hadir sebagai transformasi kegiatan administratif di kantor ke dalam bentuk aplikasi yang dapat digunakan oleh peserta dimana dan kapan pun tanpa terbatas waktu alias self service. Untuk menggunakan aplikasi ini cara dan syaratnya sangat mudah. Pengguna hanya perlu mengunduh aplikasinya melalui Google Play Store atau Apple Store. Aplikasi ini dapat berjalan untuk smartphone yang menggunakan sistem Android versi 4.0 dan sistem iOS 10 ke atas. Dengan adanya aplikasi M-JKN ini, diharapkan seluruh masyarakat peserta BPJS Kesehatan mendapatkan beragam kemudahan dalam mengakses layanan kesehatan di seluruh Indonesia. Diharapkan tak ada lagi masyarakat yang kesulitan mendapatkan layanan dan informasi kesehatan di era digital seperti saat ini.

Cara Menghitung BMI Ternyata Segampang Ini!

RS Ciremai - Berat badan yang ideal merupakan impian setiap orang. Untuk mencapai berat badan yang ideal itu kita perlu mengetahui cara menghitung Indeks Massa Tubuh atau yang dikenal dengan BMI. Lantas, apa itu BMI dan bagaimana rumus menghitung BMI yang benar?

Apa itu BMI?

BMI atau Body Mass Index merupakan indikator yang digunakan sebagai penentu massa tubuh kita ideal atau tidak. Dengan BMI ini, Sahabat Ciremai bisa mengetahui kategori berat badan, yakni kurus, normal, berat berlebih, atau bahkan obesitas. WHO (World Health Organization) mengatakan, hasil BMI yang tidak ideal akan meningkatkan risiko beberapa penyakit. Maka dari itu Sahabat Ciremai perlu mengetahui cara menghitung BMI guna mencegah atau meminimalkan kenaikan atau penurunan berat badan. Penghitungan BMI ini dikembangkan oleh ilmuwan asal Belgia pada zaman Renaisans bernama Lambert Adolphe Jacques Quetelet selama abad ke-19.

Risiko Penyakit yang Ditimbulkan

Adapun risiko penyakit yang dapat timbul apabila berat badan berlebih atau obesitas yang perlu Sahabat Ciremai ketahui sebagai berikut:
  1. Diabetes tipe 2
  2. Penyakit jantung
  3. Stroke
  4. Sleep apnea
  5. Tekanan darah tinggi
  6. Penyakit hati
  7. Penyakit kantung empedu
  8. Kanker
  9. Konplikasi kehamilan
  10. Depresi

Cara Menghitung BMI

Cara menghitung BMI terbagi menjadi dua jenis berdasarkan pengukurannya, yakni pengukuran imperial dan metriks. Pengukuran imperial menggunakan satuan pound untuk berat badan dan inch untuk tinggi badan. Sedangkan pengukuran metriks menggunakan satuan kilogram untuk berat badan dan meter untuk tinggi badan. Sebelum memulai pengukuran BMI, alangkah baiknya Sahabat Ciremai mengetahui tinggi dan berat badanmu terlebih dahulu. Jika belum mengetahui, Sahabat Ciremai bisa melakukan pengukuran tinggi badan dan penimbangan berat badan. Berikut ini adalah cara menghitung BMI menggunakan pengukuran imperial dan matriks.
  • Pengukuran Imperial
Pengukuran imperial menggunakan pound (berat badan) dan inch (tinggi badan) karena pengukuran jenis ini lebih sering digunakan di Amerika Serikat. Sahabat Ciremai dapat menghitung BMI menggunakan pengukuran imperial dengan rumus berat badan (pound) dikalikan dengan tinggi badan (inch) kuadrat, kemudian dikalikan dengan faktor konversi (703). Rumus: [{berat badan (pound) : (tinggi badan(inci)) kuadrat)} x 703] atau [{berat badan (pound) : (tinggi badan(inci) x tinggi badan(inci))} x 703]
  • Pengukuran Matriks
Sedangkan pengukuran matriks sering digunakan di Indonesia. Pengukuran jenis ini menggunakan satuan kilogram (berat badan) dan meter (tinggi badan). Sahabat Ciremai pat menghitung BMI menggunakan pengukuran matriks dengan rumus sebagai berikut. Rumus [berat badan (kg) : (tinggi badan(m))kuadrat] atau [berat badan (kg) : (tinggi badan (m) x tinggi badan (m))]

Kategori BMI

Berdasarkan WHO, kategori berat badan ideal untuk orang dewasa, baik pria maupun wanita, berdasarkan Indeks Massa Tubuh (BMI) dapat dikelompokkan sebagai berikut:
  • Jika BMI kurang dari 18,5, itu menunjukkan berat badan yang kurang.
  • Jika BMI berada dalam rentang 18,5 hingga 24,9, itu menunjukkan berat badan normal.
  • Jika BMI berada dalam rentang 25 hingga 29,9, itu menunjukkan kelebihan berat badan.
  • Jika BMI melebihi 30, itu menunjukkan obesitas.

Cacar Monyet di Indonesia Meningkat, Waspadai Hal-Hal Berikut ini

RS Ciremai - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melaporkan kasus cacar monyet di Indonsia terus mengalami peningkatan. Lantas, apakah itu cacar monyet dan apa yang menjadi pembeda dengan cacar biasa?

Mengenal Cacar Monyet

Melansir dari laman Litbang Kementerian Kesehatan, cacar monyet adalah penyakit zoonosis langka yang disebabkan oleh infeksi virus monkeypox. Virus ini termasuk dalam genus Orthopoxvirus dalam famili Poxviridae. Genus ini juga termasuk virus variola (penyebab cacar), virus vaccinia (digunakan dalam vaksin cacar), dan virus cacar sapi.

Awal Mula Penyakit Monkeypox

Pertama kali ditemukan pada tahun 1958, penyakit ini menyerang koloni monyet yang dipelihara untuk penelitian. Maka dari itu penyakit ini disebut sebagai cacar monyet atau monkeypox. Tercatat pada tahun 1970 merupakan kali pertama penyakit ini mengingeksi manusia di Republik Demokratik Kongo. Sejak saat itu, monkeypox terus menyebar dan menginfeksi orang-orang di beberapa negara Afrika Tengah dan Barat, seperti Kamerun, Republik Afrika Tengah, Pantai Gading, Republik Demokratik Kongo, Gabon, Liberia, Nigeria, Republik Kongo, dan Sierra Leone.

Proses Penularan Monkeypox

Virus Monkeypox dapat menular melalui berbagai macam cara. Berikut ini beberapa cara penularan monkeypox yang perlu Sahabat Ciremai ketahui:
  1. Seseorang bersentuhan dengan virus dari hewan yang terinfeksi atau bahan yang terkontaminasi virus.
  2. Menular melewati plasenta dari ibu hamil ke janin.
  3. Tergigit atau tercakar hewan yang terinfeksi.
  4. Menggunakan produk yang terbuat dari hewan yang terinfeksi.
  5. Kontak langsung dengan cairan tubuh atau luka pada orang yang terinfeksi atau dengan bahan yang telah menyentuh cairan tubuh yang terinfeksi.
  6. Kontak langsung dengan luka infeksi, koreng, atau cairan tubuh penderita.
  7. Droplet pernapasan ketika melakukan kontak langsung dengan penderita.

Perbedaan Cacar Air dengan Cacar Monyet

Gejala mokeypox pada manusia mirip dengan gejala cacar air, namun lebih ringan. Perbedaan utamanya adalah monkeypox dapat menyebabkan pembengkakan kelenjar getah bening atau limfadenopati, sedangkan cacar air tidak. Berikut ini adalah gejala dan tanda monkeypox yang perlu Sahabat Ciremai ketahui. Jika Sahabat Ciremai atau orang di sekitar mengalami gejala yang sama, harap periksakan ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan sejak dini.
  1. Sakit kepala.
  2. Demam melebihi 38,5 °C.
  3. Pembesaran kelenjar getah bening atau limfadenopati.
  4. Nyeri otot atau myalgia.
  5. Sakit punggung.
  6. Tubuh menjadi lemah atau asthenia.
  7. Muncul benjolan berisi air ataupun nanah pada seluruh tubuh atau lesi cacar.

Pencegahan Penyakit Monkeypox

Meskipun penyakit ini menyebabkan kematian pada 1 dari 10 orang yang terinfeksi, namun penyakit ini dapat dicegah, yang meliputi:
  1. Hindari kontak dengan hewan yang terinfksi virus, termasuk hewan yang sakit atau ditemukan mati di daerah monkeypox terjadi.
  2. Hindari kontak dengan bahan apa pun yang telah bersentuhan dengan hewan yang sakit, seperti tempat tidur ataupun bahan lainnya.
  3. Pisahkan pasien yang terinfeksi dari orang lain yang sehat dengan kemungkinan berisiko terinfeksi.
  4. Cuci tangan yang baik dan benar setelah kontak dengan hewan atau manusia yang terinfeksi.
  5. Gunakan alat pelindung diri (APD) saat merawat pasien yang terinfeksi.
  6. Memasak daging secara benar dan matang.

Virus Nipah Mewabah, Indonesia Wajib Waspada!

RS Ciremai - Virus Nipah kembali mewabah di India, tepatnya di Kerala, sebuah negara bagian di India barat daya. Dikatakan bahwa penyakit ini memicu kasus kematian hingga 75 persen. Lantas, bagaimana awal mula penularannya dan dari mana asal virus Nipah ini?

Apa itu Virus Nipah

Melansir dari laman resmi WHO (World Health Organization), Virus Nipah (NiV) merupakan virus zoonosis (ditularkan dari hewan ke manusia). Virus ini juga dapat ditularkan melalui makanan yang terkontaminasi atau langsung antar manusia. Pada individu yang terjangkit, penyakit ini dapat menghasilkan beragam masalah kesehatan, seperti infeksi tanpa gejala yang terdeteksi secara klinis. Tak hanya itu, efek virus ini dapat menyebabkan kondisi pernapasan yang parah dan bahkan ensefalitis yang dapat berakibat fatal.

Sejarah Penyebaran

Wabah mematikan ini pertama kali terjadi pada babi di peternakan desa dekat sungai Nipah, Malaysia tahun 1999. Setelah menyebar di Malaysia, virus ini kemudian menyebar hingga ke Singapura. Hal ini disebabkan karena adanya penebangan hutan yang besar-besaran di sana. Akibatnya, banyak kelelawar berpindah mendekati area peternakan dan kemudian menyebarkan virus ini ke babi.

Penularan

   

Cara Menjaga Gigi dan Mulut yang Baik dan Benar

RS Ciremai - Cara menjaga kesehatan gigi dan mulut yang baik dan benar perlu diajarkan semenjak dini. Mulai ajarkan sang buah hati menyikat gigi dari semenjak ia tumbuh gigi. Dengan begitu, anak akan menjadi terbiasa dan memiliki kesadaran untuk menjaga kebersihan gigi dan mulut seumur hidup. Jika sudah membiasakan hal tersebut, maka akan terhindar dari karang gigi dan penyakit periodontal lainnya. Namun, cara menjaga kesehatan gigi dan mulut perlu cara yang tepat, baik, dan benar agar hasilnya maksimal. Berikut ini cara yang baik dan benar untuk kesehatan gigi dan mulut ala Rumah Sakit Ciremai.

Gigi yang Sehat Itu seperti Apa, sih?

Gigi yang sehat adalah gigi yang kuat. Lalu, bagaimana cara mengetahui gigi yang sehat secara mudah? Gigi yang sehat meliputi gigi berwarna putih sedikit kekuningan, gusi merah muda, lidah basah, gigi tidak ada yang berlubang, serta bisa makan dan mengunyah dengan baik. Berbagai perawatan yang kamu bisa lakukan yaitu tetap konsisten menggosok gigi yang benar setiap pagi dan malam selama 2-3 menit. Gunakan pasta gigi dengan kandungan fluoride yang dapat mencegah gigi berlubang. Tak hanya itu, gunakan juga sikat gigi yang berbulu halus dan kepala sikat yang kecil dan lakukan pemeriksaan rutin ke dokter gigi setiap 6 bulan sekali.

Gusi juga Perlu Dirawat!

Beberapa penyebab gusi berdarah yang sering terjadi adalah karang gigi, terlalu keras menyikat gigi, dan infeksi yang terdapat dalam gigi atau gusi. Kamu dapat lihat perbandingan gusi yang sehat dan tidak pada gambar berikut ini.
Ilustrasi perbandingan gusi sehat dan tidak sehat. Sumber: Westoldsdental.co
Ilustrasi perbandingan gusi sehat dan tidak sehat. Sumber: Westoldsdental.co
Berbagai perawatan gusi yang dapat kamu lakukan sendiri di rumah, yaitu dengan cara menyikat gigi pagi dan malam hari dengan metode yang benar. Lakukan menyikat gigi dengan metode yang benar secara konsisten. Selain itu, gunakan sikat gigi dengan bulu sikat 0,01 mm yang lembut untuk memudahkan dalam pembersihan kotoran di sela-sela gigi. Terakhir, tidak merokok, berkumur dengan obat kumur, dan menjaga pola makan yang sehat dapat menjaga kesehatan gusi.

Kiat Sehat Merawat Lidah

Bukan hanya gigi dan gusi yang perlu dijaga kebersihannya, organ lain di dalam rongga mulut seperti lidah juga harus diperhatikan kondisinya. Lidah memiliki fungsi penting untuk membantu proses menelan, mengunyah, dan berbicara. Oleh karena itu, lidah perlu dijaga kebersihannya. Berbagai cara perawatan lidah yang bisa kamu lakukan di rumah yaitu dengan menyikat lidah dengan sikat gigi yang halus, rajin berkumur menggunakan obat kumur. Selain itu, hindari merokok, kurangi konsumsi gula, dan perbanyak minum air putih turut membantu dalam menjaga kesehatan lidah

Ketindihan Saat Tidur, Yuk Intip Penjelasan Medisnya!

RS Ciremai - Ketindihan alias erep-erep merupakan hal yang bisa terjadi pada siapapun tanpa mengenal gender dan usia. Baik laki-laki maupun perempuan, baik muda maupun tua, pasti pernah merasakan ketindihan. Manusia mengalami ketindihan setidaknya satu kali dalam seumur hidup. Dari mitos yang beredar di masyarakat dari dulu hingga kini, konon katanya, erep-erep terjadi karena ketindihan makhluk halus ketika kita tidur. Namun pada kenyataannya tidak seperti itu, ya, Sahabat Ciremai. Fenomena erep-erep bisa dijelaskan secara medis dan pastinya bukan karena ketindihan makhluk halus. Yuk, simak pembahasannya berikut ini!

Fase NREM dan REM

Tahukah kamu, saat kita tidur, tubuh kita akan mengalami fase yang disebut NREM (Non-Rapid Eye Movement) dan REM (Rapid Eye Movement). Saat fase NREM terjadi, tubuh menjadi rileks karena sedang memulihkan diri. Selanjutnya, tubuh masuk ke fase REM, yaitu fase saat kita bermimpi dan otot tubuh menjadi tidak aktif.

Ketindihan Terjadi Saat Sadar Sebelum Selesai Fase REM

Ketika kita sadar sebelum fase tidur REM selesai, tubuh kita akan berada pada kondisi setengah tidur dan setengah sadar. Oleh karena itu, terjadi sensasi "ketindihan" yang membuat tubuh menjadi kaku, kesulitan bernafas, dan kesulitan berbicara yang kita sebut sebagai sleep paralysis.

Ketindihan, Apa Penyebabnya?

Fenomena sleep paralysis tersebut terjadi bukan tanpa penyebab, bukan juga karena hal-hal mistis seperti makhluk halus. Sleep paralysis yang Sahabat Ciremai alami terjadi karena beberapa hal di bawah ini.
  1.  Stress
  2. Gangguan tidur
  3. Konsumsi obat ADHD
  4. Riwayat sleep paralysis dalam keluarga
  5. Konsumsi minuman beralkohol atau berkafein
  6. Kebiasaan merokok

Mencegah Terjadinya Sleep Paralysis

Ketika kita sudah mengetahui penyebabnya, maka kita akan mudah untuk mencegah terjadinya sleep paralysis. Berdasarkan penyebab di atas, berikut ini adalah cara yang bisa Sahabat Ciremai lakukan untuk mencegah terjadinya sleep paralysis.
  1. Hindari Begadang
  2. Minimalkan stress
  3. Posisi tidur yang nyaman
  4. Kurangi minuman berkafein dan beralkohol
  5. Kurangi merokok
Sahabat Ciremai tidak perlu khawatir, sleep paralysis ini hanya terjadi dalam waktu sekitar 2-3 menit. Setelah itu, otak dan tubuh kita akan aktif dan terhubung kembali sehingga Sahabat Ciremai bisa lepas dari fenomena ketindihan.

Diare pada Bayi: Pengertian, Penyebab, dan Cara Pencegahannya

RS Ciremai - Diare tidak hanya terjadi pada orang dewasa saja, tetapi pada anak-anak, bahkan bayi pun bisa terjadi, lho. Dapat dikatakan diare ketika bayi buang air besar lebih dari tiga kali dalam sehari dan fesesnya berbentuk cair. Kasus diare akut biasanya terjadi tidak lebih dari 14 hari, sedangkan pada kasus diare kronis berlanjut hingga lebih dari 14 hari. Beberapa dampak diare pun bisa mengancam sang bayi. Mulai dari kekurangan cairan tubuh (dehidrasi), sampai malnutrisi yang diperlukan untuk pertumbuhan bayi. Jika diare tidak segera ditangani, maka akan menyebabkan bayi kekurangan gizi. Penyebab diare pada bayi bisa beragam. Berikut ini beberapa penyebab yang wajib Sahabat Ciremai ketahui.
Baca juga: Dapatkan Layanan Terbaik, Istri Pengasuh Ponpes di Buntet Mengaku Puas dengan RS Ciremai

Penyebab Diare Bayi

Diare pada bayi yang berusia 0 sampai 24 bulan acapkali disebabkan oleh infeksi virus dan dapat membaik dengan sendirinya dalam waktu kurang dari satu minggu. Meskipun begitu, diare juga bisa dipicu oleh faktor-faktor lain, seperti mungkin terdapatnya makanan pendamping ASI yang tidak sesuai dengan bayi. Untuk memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif, berikut adalah berbagai pemicu diare pada bayi yang sebaiknya dikenal oleh Sahabat Ciremai yang telah menjadi orang tua:
Baca juga: Arti Warna Lidah Berikut Cirikan Kondisi Kesehatanmu
  1. Alergi makanan
  2. Susu bayi yang tidak cocok
  3. Infeksi virus
  4. Infeksi bakteri atau parasit
  5. Intoleransi gula
  6. Intoleransi laktosa

Gejala yang Wajib Diketahui

Meskipun bayi sering mengeluarkan feses yang lebih cair, hal ini tidak selalu menjadi perhatian khusus orang tua. Namun, jika ada peningkatan intensitas feses yang encer, terutama jika disertai dengan demam, itu bisa mengindikasikan diare pada bayi dan anak kecil. Gejala lain yang perlu diwaspadai mencakup:
  1. Rasa sakit di perut atau kram
  2. Mual
  3. Dehidrasi
  4. Perut bayi berbunyi atau frekuensi kentut yang tinggi
  5. Feses berwarna kuning dengan tekstur yang mirip selai kacang
  6. Peningkatan frekuensi buang air besar
  7. Adanya lendir, darah, atau aroma yang tidak sedap pada tinja
  8. Adanya rasa sakit atau demam

Cara Pencegahan

Pencegahan diare pada bayi sangat penting karena diare bisa berbahaya bagi bayi yang masih rentan. Berikut beberapa cara pencegahan diare pada bayi:
  1. ASI Eksklusif: Memberikan ASI eksklusif pada bayi selama 6 bulan pertama kehidupannya adalah salah satu cara terbaik untuk mencegah diare pada bayi. ASI mengandung antibodi dan nutrisi penting yang dapat meningkatkan sistem kekebalan bayi.
  2. Kebersihan Tangan: Pastikan Anda dan semua yang merawat bayi selalu mencuci tangan dengan sabun sebelum menyentuh bayi atau menyiapkan makanan dan minuman bayi.
  3. Botol Susu dan Dot Bersih: Pastikan botol susu dan dot selalu dalam kondisi bersih sebelum digunakan. Cuci dengan air panas dan sabun, dan sterilkan secara teratur.
  4. Sterilisasi Peralatan: Sterilisasi peralatan bayi seperti botol susu, dot, dan pompa ASI secara teratur untuk menghindari infeksi yang dapat menyebabkan diare.
  5. Makanan Pendamping: Saat bayi mulai makan makanan pendamping (MPASI), pastikan makanan tersebut sudah matang sempurna dan bersih. Hindari memberikan makanan mentah atau setengah matang.
  6. Air Bersih: Pastikan air yang digunakan untuk minum dan mencuci peralatan bayi adalah air bersih dan aman untuk diminum. Jika Anda ragu tentang keamanan air di daerah Anda, pertimbangkan untuk menggunakan air yang telah direbus atau air minum kemasan.
  7. Hindari Paparan Kuman: Hindari membawa bayi ke tempat-tempat yang berisiko tinggi terpapar kuman, seperti tempat-tempat umum yang kotor atau berisiko tinggi penularan penyakit.
  8. Cek Kebersihan Lingkungan: Pastikan lingkungan di sekitar bayi, seperti tempat tidur dan mainan, juga selalu dalam kondisi bersih.
Selalu penting untuk berbicara dengan dokter anak Anda tentang pencegahan diare pada bayi, terutama jika Anda memiliki pertanyaan atau keprihatinan khusus tentang kesehatan bayi Anda. Dokter akan memberikan saran yang sesuai berdasarkan situasi individu bayi Anda.

Arti Warna Lidah Berikut Cirikan Kondisi Kesehatanmu

RS Ciremai - Arti warna lidah bisa mencerminkan kondisi kesehatanmu, lho. Warna pada lidahmu bisa berbeda bergantung faktor penyebabnya. Perubahan warna tersebut bisa disebabkan karena infeksi jamur, kekurangan vitamin, penumpukkan zat berbahaya, sampai bakteri. Lidah yang normal dan sehat umumnya berwarna merah muda terang. Maka tak heran jika setiap melakukan pemeriksaan kondisi kesehatan pasiennya, dokter pasti akan mengecek warna lidah. Maka dari itu, yuk kenali kesehatan Sahabat Cireai melalui warna lidah. Apabila terjadi perubahan seperti pada penjelasan berikut ini, segera konsultasikan masalah tersebut ke dokter, ya!
Baca juga: Raih Penghargaan KB Terlengkap, Rumah Sakit Ciremai Buktikan Kualitas Pelayanan

Arti Warna Lidah

Merah Muda

Warna merah muda merupakan warna lidah pada umumnya, alias normal. Warna ini juga yang menandakan bahwa kondisi mulut dan tubuh kita sehat, guys. Jika sudah merah muda, alangkah baiknya kita menjaganya dengan konsumsi makanan dan minuman yang sehat, serta selalu menjaga kebersihan mulut, ya!
Baca juga: 5 Ciri Mata Silinder yang Wajib Kamu Ketahui

Merah Terang

Selanjutnya, merah terang. Meski warna tidak jauh berbeda dengann kondisi lidah normal, tetapi hal tersebut ternyata mencerminkan kondisi kesehatan yang berbeda, lho. Warna berikut ini merupakan tanda tubuh kita kekurangan Vitamin B, zat besi, ataupun infeksi. Namun Sahabat Ciremai tidak perlu khawatir. Kamu cukup konsumsi makanan dan minuman yang mengandung Vitamin B dan zat besi seperti buah dan sayuran yang mengandung vitamin dan zat tersebut. Jika ternyata warna tersebut terjadi karena infeksi, segera konsultasikan dengan dokter di fasilitas kesehatan, ya. Nantinya, dokter akan memberikan arahan atau pengobatan sesuai dengan penyakit yang kamu alami.
Baca juga: Dapatkan Layanan Terbaik, Istri Pengasuh Ponpes di Buntet Mengaku Puas dengan RS Ciremai

Putih

Lidah berwarna putih menandakan bahwa tubuh kita sedang kekurangan cairan alias dehidrasi. Tak hanya itu, kondisi ini juga bisa menandakan terjadinya infeksi jamur pada lidah ataupun di area mulut. Bila lidah Sahabat Ciremai berwarna putih, cobalah untuk meminum air putih sesuai dengan anjuran. Melansir dari laman Kementrian Kesehatan, anjuran minum air putih yakni delapan gelas berukuran 230 ml per hari atau total 2 liter.
Baca juga: Kepala KPPN Apresiasi RS Ciremai dalam Pengelolaan Keuangan
Jika warna lidah tak kunjung berubah menjadi merah muda, segera konsultasikan dengan dokter di fasilitas kesehatan terdekat, ya!

Kuning

Lidah berwarna kuning menandakan jumlah bakteri yang berlebih di dalam mulut. Jika lidah Sahabat Ciremai berwarna kuning, tidak perlu meminum obat ataupun pergi ke dokter. Sebab, cara mengatasi kondisi seperti ini cukup mudah dan bisa dilakukan secara mandiri di rumah. Jika Sahabat Ciremai mengalami kondisi ini, kamu hanya perlu lebih rajin dan disiplin menjaga kebersihan lidah dan rongga mulut. Cara menjaganya sangat mudah, hanya dengan sikat gigi yang rajin, melakukan flossing (membersihkan gigi dengan benang khusus), membersihkan lidah dengan sikat khusus, serta berkumur dengan larutan garam setiap hari menjelang tidur.
Baca juga: ASI Eksklusif: Beragam Manfaat untuk Sang Buah Hati

Hitam

Warna lidah terakhir yang menjadi ciri kesehatan tubuh dan rongga mulut adalah warna hitam. Lidah yang berwarna hitam atau yang disebut dengan black hairy tounge disebabkan karena keratin pada lidah dan juga disebabkan karena merokok. Untuk mengatasi lidah yang berwarna hitam, Sahabat Ciremai bisa lakukan menyikat gigi dan lidah dengan pasta gigi berfluoride, konsumsi buah dan sayuran untuk bantu membersihkan lidah, serta menyikat lidah setelah selesai makan.
Baca juga: Raih Penghargaan KB Terlengkap, RS Ciremai Buktikan Kualitas Pelayanan
Itu dia arti warna lidah yang mencirikan kondisi kesehatan tertentu yang wajib Sahabat Ciremai ketahui guna mencegah ataupun mengatasi kondisi kesehatan tertentu berdasarkan warna lidah.

5 Ciri Mata Silinder yang Wajib Kamu Ketahui

RS Ciremai - Ciri mata silinder wajib kamu ketahui supaya kamu lebih aware dengan kesehatan matamu. Sebab, ciri-ciri berikut ini terkadang tidak kita sadari karena tidak menimbulkan dampak yang berarti terhadap tubuh kita. Tahu-tahu, mata kita tidak bisa melihat dengan jelas dan berbayang. Tak hanya itu, dengan mengetahui tanda-tandanya juga membantu kamu untuk mencegahnya supaya tidak mengalami mata silinder. Jika sudah mengalaminya, maka kita pasti akan kebergantungan terhadap kacamata atau lensa kontak. Bila kamu tidak ingin menggunakan kacamata atau lensa kontak, kamu harus melakukan serangkaian operasi untuk mengembalikan pengelihatan. Biaya yang harus kamu keluarkan untuk satu kali operasi lasik per mata pun harganya cukup fantastis. Baca juga: Kepala KPPN Apresiasi RS Ciremai dalam Pengelolaan Keuangan Maka dari itu, simak pembahasan berikut ini untuk mengetahui ciri mata silinder, cara pencegahan, dan waktu yang tepat untuk berkunjung ke dokter spesialis mata.

Ciri mata silinder

  • Pengelihatan tidak jelas/kabur
  • Mata terasa lebih tegang
  • Sakit kepala yang cukup sering
  • Perlu menyipitkan mata untuk melihat lebih jelas
  • Sulit melihat cahaya dalam kondisi redup atau malam hari
Baca juga: RS Ciremai berikan edukasi "Pentingnya Edukasi tentang Hipertensi: Kenali dan Kendalikan Tekanan Darah Anda!" Kapan saya harus ke dokter? Sahabat Ciremai perlu periksakan ke dokter spesialis mata jika mengalami kondisi di atas. Rumah Sakit Tk. III Ciremai memiliki layanan Poli Mata dengan Dokter Spesialis Mata berpengalaman yang siap memberikan pelayanan terbaik untuk Sahabat Ciremai. Apabila Sahabat Ciremai ingin berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Mata di Rumah Sakit Tk. III Ciremai, silakan lakukan pendaftaran melalui Mocie RS Ciremai untuk memudahkan mendapat nomor antrean. Sehingga Sahabat Ciremai tidak perlu datang ke rumah sakit untuk mendaftar karena bisa dilakukan dimanapun dan kapan pun.